Katalog Suplemen Performa Pria

Panduan terstruktur untuk memilih suplemen berdasarkan tujuan latihan Anda. Setiap produk disusun dengan konteks penggunaan yang jelas dan batasan penggunaan yang bertanggung jawab.

Jelajahi Katalog Inti →
Ilustrasi suplemen protein dalam kondisi bersih

Ilustrasi produk: Protein Isolat (Variasi 1kg)

Peta Pilihan: Kategori untuk Tujuan Latihan

Gunakan kerangka visual ini untuk mengidentifikasi kategori suplemen yang sesuai dengan target kebugaran spesifik Anda.

1

Fokus Pemulihan Otot

Setelah latihan intensif (angkat beban, lari jarak jauh).

  • Protein (Isolat/Whey) untuk sintesis otot.
  • BCAA sebagai asam amino esensial.
Catatan: Pemula mulai dengan dasar protein.
2

Mendukung Daya Tahan

Untuk sesi latihan kardio atau lari maraton.

  • Kreatin untuk energi ulang cepat.
  • Elektrolit untuk hidrasi optimal.
3

Energi & Fokus

Sebelum latihan untuk motivasi & konsentrasi.

  • Pre-workout (sumber kafein alami).
  • L-Theanine untuk fokus tenang.
Penting: Hindari ketergantungan pada stimulan.

Peringatan: Peta ini untuk kebutuhan umum. Pengguna dengan kondisi medis spesifik atau alergi (laktosa, gluten) wajib memeriksa label bahan sebelum konsumsi.

Katalog Inti: Protein & Pemulihan

Fokus pada protein sebagai pilar nutrisi pemulihan otot pasca-latihan. Setiap produk dilengkapi panduan timing konsumsi.

Whey Protein Isolat

Whey Protein Isolat

Rp 450.000

Tinggi Protein, Rendah Laktosa

Kapan Konsumsi: 30 menit hingga 2 jam setelah latihan.

Saran: Campur dengan air putih untuk hasil terbaik.

Konteks Penggunaan:

Optimal untuk atlet dengan intoleransi laktosa ringan atau yang membutuhkan asupan protein tinggi tanpa tambahan lemak.

Whey Protein Konsentrat

Whey Protein Konsentrat

Rp 320.000

Seimbang & Terjangkau

Kapan Konsumsi: Setelah latihan atau sebagai tambahan protein dalam makanan.

Saran: Cocok untuk pemula yang memulai program suplementasi.

Trade-off:

Mengandung sekitar 20% lemak dan laktosa dibandingkan isolat. Pilihan yang baik untuk anggaran terbatas.

Paket Dasar Pemula

Kurasi Tim

Isi: 1x Whey Konsentrat 1kg + 1x Guidebook (digital) 8 minggu.

Harga Paket: Rp 380.000 (Hemat 15%)

Mengapa Paket Ini:

Didesain untuk pemula yang fokus pada konsistensi. Panduan digital menjelaskan cara menghitung kebutuhan protein harian berdasarkan berat badan, tanpa jargon yang membingungkan.

Lensa Keputusan: Kesehatan & Keamanan

Memilih suplemen adalah tentang pemahaman. Fokus pada bahan aktif yang terbukti, bukan klaim pemasaran. Dalam lingkungan olahraga Indonesia, kepatuhan terhadap regulasi anti-doping sama pentingnya dengan manfaat suplemen itu sendiri.

Kriteria Pilihan (Checklist):

  • Label Transparan: Semua bahan dan dosis per serving tercantum jelas.
  • Sertifikasi: Cari logo Informed Sport atau tes laboratorium pihak ketiga.
  • Hindari Bahan Terlarang: Suplemen ini memastikan kepatuhan dengan tidak mencantumkan steroid, zat ilegal, atau obat resep.

Editor's Note: Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai, terutama jika Anda memiliki kondisi medis tertentu.

Proses membaca label nutrisi suplemen

Focus pada Fakta:

Uraikan 'proprietary blend'. Tanyakan, "Berapa banyak dosis creatine dalam satu saji?" Jika tidak dijabarkan, pertimbangkan pilihan lain.

Katalog Pendukung: Energi & Fokus

Pre-Workout (Kafein Alami)

Sumber: Ekstrak biji kopi robusta, teh hijau.

Skenario Penggunaan: Ideal untuk latihan pagi atau saat energi alami menurun. Waktu Optimal: 30-45 menit sebelum latihan.

Peringatan: Batasi konsumsi hingga 200-300mg kafein per hari. Hindari 6 jam sebelum tidur.

L-Theanine + Kafein

Kombinasi Termoderasi: Asam amino dari teh hijau ditambah kafein dosis rendah.

Tujuan Fungsi: Mendukung fokus tenang dan konsentrasi, bukan stimulasi berlebihan.

Trade-off: Lebih mahal daripada kafein murni, namun cocok untuk sesi latihan membutuhkan ketenangan mental.

Cara Memilih: Energi vs. Pemulihan

Faktor Pertimbangan

  • Sensitivitas terhadap stimulan
  • Jadwal latihan (pagi/sore)
  • Tingkat kebisingan latihan
  • Berapa lama sesi berlangsung

Korban Potensial

  • Gelisah/jantung berdebar (jika berlebihan)
  • Gangguan tidur
  • Toleransi kafein meningkat

Kesalahan Umum & Mitigasi

1

Mengabaikan Bahan Dasar

Masalah: Membeli pre-workout mahal namun sarapan hanya secangkir kopi. Suplemen tidak bisa menggantikan defisit energi dari makanan.

Solusi: Pastikan kalori harian dari makanan utama mencukupi sebelum menambahkan suplemen energi.
2

Timing yang Buruk

Masalah: Minum whey protein jam 11 pagi, tapi latihan di jam 6 sore. Asam amino tidak optimal untuk masa pemulihan yang tepat.

Solusi: Konsumsi protein dalam jendela 30-90 menit PASCA latihan untuk stimulasi sintesis otot maksimal.
3

Tergoda Label Mewah

Masalah: Memilih produk dengan gambar atlet super pro dan klaim "energi ekstrem" tanpa memeriksa daftar bahan dan dosisnya.

Solusi: Abaikan gambar depan. Baca panel belakang. Hitung harga per serving, bukan harga per kemasan.

Kesimpulan Utama

Suplemen adalah alat bantu, bukan ramuan ajaib. Pilih yang transparan, sesuai dengan tujuan spesifik latihan Anda, dan konsumsi dengan tepat waktu. Dengan pemahaman yang benar, investasi dalam nutrisi tambahan dapat mendukung progres Anda secara bertanggung jawab.

Untuk informasi lebih lanjut atau pertanyaan spesifik:

Email: [email protected] | Telepon: +62 274 456 7890